Edukasi Hisab Dan Rukyat Awal Bulan Hijriyah Melalui Praktik Observasi Hilal Bagi Mahasiswi Di Observatorium As-Salam Solo

Authors

DOI:

https://doi.org/10.30736/bxbbt323

Keywords:

Edukasi hisab dan rukyat, observasi hilal, awal bulan Hijriyah, falakiyah

Abstract

Penentuan awal bulan Hijriyah merupakan persoalan penting dalam praktik ibadah umat Islam yang berkaitan dengan metode hisab dan rukyat. Permasalahan yang dibahas dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah bagaimana edukasi hisab dan rukyat melalui praktik observasi hilal dapat memperkenalkan dan memperdalam pemahaman metodologis peserta terhadap penentuan awal bulan Hijriyah. Kegiatan ini diposisikan sebagai upaya pemberdayaan keilmuan falakiyah yang menjembatani antara pemahaman teoritis dan pengalaman praktis dalam penetapan kalender Hijriyah. Pembahasan dilakukan melalui metode edukasi dan observasi langsung hilal di Observatorium As-Salam Solo, dengan pendekatan pendampingan, wawancara, dan dokumentasi kegiatan, serta melibatkan mahasiswi Program Studi Perbandingan Madzhab dan Hukum Universitas Darussalam Gontor sebagai mitra. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa praktik observasi hilal memberikan ruang pembelajaran empirik bagi peserta dalam memahami relasi hisab dan rukyat, serta memperkaya wawasan falakiyah sebagai bagian dari khazanah keilmuan Islam yang dinamis dan kontekstual.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmad Luthfi. (2022) MENGENAL SEJARAH DAN PERKEMBANGAN ILMU FALAK. Al-Mizan: Jurnal Ekonomi Syariah, 5(2), 2685-4228.

Aini, S. U. (2017). Disparitas antara hisab dan rukyat: Akar perbedaan dan kompleksitas percabangannya. Muslim Heritage, 2(1), 1–20.

Azhari, S. (2006). Karakteristik hubungan Muhammadiyah dan NU dalam menggunakan hisab dan rukyat. Al-Jāmi‘ah, 44(2), 351–378.

Hanapi, M. S. (n.d.). Asas penggunaan kaedah rukyah dalam penentuan awal Ramadhan dan Syawal di Negara Brunei Darussalam. Pusat Kajian Pengurusan Pembangunan Islam (ISDEV), Universiti Sains Malaysia.

Hanapi, M. S. (2017). Penggunaan kaedah hisab-falak dalam proses itsbat awal Ramadhan dan Syawal berdasarkan hadis: Kajian hadis tematik. Jember: Jember University Press bekerja sama dengan Pusat Kajian Pembangunan Islami (PusKAPI) Universitas Jember dan ISDEV Universiti Sains Malaysia.

Imron, A. (2014). Pemaknaan hadis-hadis hisab rukyah Muhammadiyah dan kontroversi yang melingkupinya. Jurnal Studi Ilmu-Ilmu Al-Qur’an dan Hadis, 15(1), 1–22.

Lāshīn, M. S. (2002). Fath al-mannān sharḥ Ṣaḥīḥ Muslim. Damaskus: Dār al-Syurūq.

Moosa, E. (1998). Shaykh Ahmad Shakir and the adoption of a scientifically-based lunar calendar. Islamic Law and Society, 5(1), 57–89.

Mohammad, A. N. (2012). Kesan penggunaan hitungan astronomi dan alatan moden dalam cerapan hilal di Malaysia: Satu penelitian. Journal of Fiqh, (9), 35–60.

Nawawi, A. Z. M. al-D. (1980). Al-Majmū‘ sharḥ al-Muhadhdhab li al-Shīrāzī. Jeddah: Maktabah al-Irshād.

Pratama, D. A. (2016). Rukyah al-hilal dengan teknologi: Telaah pelaksanaan rukyah al-hilal di Baitul Hilal Teluk Kemang Malaysia. Al-Aḥkām, 26(2), 259–286.

Sakirman. (2017). Kontroversi hisab dan rukyah dalam menetapkan awal bulan hijriah di Indonesia. El-Falaky, 1(1), 1–15.

Sedo, A. B. (2014). Imkān al-rukyah MABIMS solusi penyeragaman kalender hijriyah. Istinbath: Jurnal Hukum Islam, 13(1), 23–45.

Yunus, Q. S. (n.d.). Al-Qur’an Surah Yunus ayat 5.

Ibn al-Qayyim al-Jawziyyah, A. A. M. ibn A. B. ibn A. ibn Q. (1440 H). Tahdhīb Sunan Abī Dāwūd wa īḍāḥ ‘ilalihi wa mushkilātihi. Riyadh: Dār ‘Aṭā’āt al-‘Ilm.

Imam Abī Qāsim. (1971). Kashf al-ḥaqā’iq ghawāmiḍ al-tanzīl wa ‘uyūn al-aqāwīl fī wujūh al-ta’wīl. Beirut: Dār al-Kutub al-‘Ilmiyyah.

Zakariah Umairah. Tafsi>R Ghara>Ib Al-Quran Wa Ragha>Ib Furqa>N. Beirut: Daral-Kutub Wa Nasyr. Hlm. 525

Downloads

Published

2026-03-05

How to Cite

Edukasi Hisab Dan Rukyat Awal Bulan Hijriyah Melalui Praktik Observasi Hilal Bagi Mahasiswi Di Observatorium As-Salam Solo. (2026). Jurnal Abdimas Berdaya : Jurnal Pembelajaran, Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat, 9(1), 86-98. https://doi.org/10.30736/bxbbt323