Pendampingan Badan Konseling Sekolah dalam Penerapan Sistem Bantu Pengenalan Awal Kesehatan Mental Remaja Berbasis DASS di SMK PGRI 3 Kediri
DOI:
https://doi.org/10.30736/xeqqhg27Keywords:
Remaja, Kesehatan Mental, DASS, Sistem Bantu, Badan Konseling, PendampinganAbstract
Permasalahan kesehatan mental remaja di lingkungan sekolah menengah semakin meningkat dan berdampak pada perilaku serta proses pembelajaran siswa. SMK PGRI 3 Kediri menghadapi keterbatasan dalam melakukan penilaian kesehatan mental siswa yang selama ini masih bergantung pada pengamatan perilaku dan wawancara sederhana. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi badan konseling sekolah melalui penerapan sistem bantu pengenalan awal gejala gangguan mental remaja berbasis Depression Anxiety Stres Scales (DASS). Metode pelaksanaan meliputi koordinasi dan analisis kebutuhan mitra, konsultasi dengan ahli, pengembangan dan sosialisasi sistem, pelaksanaan tes kepada siswa, serta pendampingan dan evaluasi keberlanjutan. Kegiatan diikuti oleh 44 siswa kelas X dan XI sebagai peserta uji. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa meskipun sebagian siswa berada pada kategori normal, masih ditemukan proporsi siswa dengan tingkat depresi, kecemasan, dan stres pada kategori ringan hingga sangat parah, terutama pada aspek kecemasan. Penerapan sistem bantu ini membantu badan konseling sekolah dalam melakukan skrining awal secara lebih objektif dan terstruktur sebagai dasar pengambilan keputusan tindak lanjut dan pendampingan siswa. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan konseling sekolah serta mendukung upaya deteksi dini dan penanganan kesehatan mental siswa secara berkelanjutan.
Downloads
References
Amalia, C. R. P., & Mahyuddin. (2023). Perancangan Sistem pakar untuk Mendiagnosis Tingkat Stres Belajar pada Siswa SMA dengan Menggunakan Metode Forward Chaining. Design Journal, 1(1), 38–54.
Asmika, Harijanto, & Handayani, N. (2013). Prevalensi Depresi dan Gambaran stresor Psikososial Pada Remaja Sekolah Menengah Umum di Wilayah Kota Madya Malang. Jurnal Kedokteran Brawijaya, 24(1), 15–21. https://doi.org/10.21776/ub.jkb.2008.024.01.2
Cho, S. M., & Shin, Y. M. (2013). The promotion of mental health and the prevention of mental health problems in child and adolescent. Korean Journal of Pediatrics, 56(11), 459. https://doi.org/10.3345/kjp.2013.56.11.459
Dina, D. F. M., Haryanti, T., & Haq, M. A. (2024). Deteksi Gangguan Depresi Menggunakan Machine Learning: Tinjauan Pustaka. Seminar Nasional Teknik Elektro, Sistem Informasi, DanTeknik Informatika, 53–59.
Gloriabarus. (2022). Hasil Survei I-NAMHS: Satu dari Tiga Remaja Indonesia Memiliki Masalah Kesehatan Mental. Universitas Gadjah Mada. https://ugm.ac.id/id/berita/23086-hasil-survei-i-namhs-satu-dari-tiga-remaja-indonesia-memiliki-masalah-kesehatan-mental/
Hamid, A. (2017). Agama dan Kesehatan Mental dalam Perspektif Psikologi Agama. Jurnal Kesehatan Tadulako, 3(1), 1–14.
Haryanto, Wahyuni, H. D., & Nandiroh, S. (2015). Sistem deteksi gangguan depresi pada anak-anak dan remaja. Jurnal Ilmiah Teknik Industri, 14(2), 142–152.
Hasbie, R., Wahiddin, D., & Ratna Juwita, A. (2023). Algoritma Certainty Factor untuk Diagnosis Penyakit Depresi pada Remaja. Scientific Student Journal for Information, Technology and Science, 4(1), 66–72.
Kessler, R. C., Berglund, P., Demler, O., Jin, R., Merikangas, K. R., & Walters, E. E. (2005). Lifetime Prevalence and Age-of-Onset Distributions of DSM-IV Disorders in the National Comorbidity Survey Replication. Archives of General Psychiatry, 62(6), 593. https://doi.org/10.1001/archpsyc.62.6.593
Komdigi. (2014). Siaran Pers No. 17/PIH/Kominfo/2/2014 Tentang Riset Kominfo dan UNICEF Mengenai Perilaku Anak dan Remaja dalam Menggunakan Internet. Kementerian Komunikasi Dan Digital. https://www.komdigi.go.id/berita/siaran-pers/detail/siaran-pers-no-17-pih-kominfo-2-2014-tentang-riset-kominfo-dan-unicef-mengenai-perilaku-anak-dan-remaja-dalam-menggunakan-internet
Kusumadewi, S., & Wahyuningsih, H. (2020). Model Sistem Pendukung Keputusan Kelompok untuk Penilaian Gangguan Depresi, Kecemasan dan Stres Berdasarkan DASS-42. Jurnal Teknologi Informasi Dan Ilmu Komputer, 7(2), 219. https://doi.org/10.25126/jtiik.2020721052
Nuraeni, F., Rahayu, R. E. G., & Renaldi, M. R. (2022). Aplikasi Sistem Pakar Diagnosis Penyakit Kejiwaan Berbasis Web Menggunakan Forward Chaining dan Certainty Factor. Jurnal Algoritma, 19(2), 620–629. https://doi.org/10.33364/algoritma/v.19-2.1169
O’Connell, M. E., Boat, T., & Warner, K. E. (2009). Preventing Mental, Emotional, and Behavioral Disorders Among Young People. National Academies Press. https://doi.org/10.17226/12480
Pelayanan Desa Sidodadi. (2023). Dampak Positif dan Negatif Media Sosial terhadap Kehidupan Remaja. Sistem Informasi Desa Sidodadi. https://sidodadi-penarik.desa.id/artikel/2023/5/29/dampak-positif-dan negatif-media-sosial-terhadap-kehidupan-remaja
Rokom. (2023). Menjaga Kesehatan Mental Para Penerus Bangsa. Sehat Negeriku. https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/rilis-media/20231012/3644025/menjaga-kesehatan-mental-para-penerus-bangsa/
Saputra, A., Eviyanti, A., & Findawati, Y. (2023). Sistem Pakar Diagnosis Penyakit Kejiwaan Menggunakan Metode Forward Chaining. Jurnal Ilmiah Penelitian Dan Pembelajaran Informatika, 8(4), 1300–1313.
Sholeha, E. W., Sabella, B., Kusrini, W., & Komalasari, S. (2023). Sistem Pakar Penyakit Kesehatan Mental Remaja Menggunakan Metode Forward Chaining Dan Certainty Factor. Kumpulan Jurnal Ilmu Komputer, 10(1), 82–91.
Soumokil-Mailoa, E. O., Hermanto, Y. P., & Hindradjat, J. (2022). Orang Tua Sebagai Supporting System: Penanganan Anak Remaja yang Mengalami Depresi. Vox Dei: Jurnal Teologi Dan Pastoral, 3(2), 244–267. https://doi.org/10.46408/vxd.v3i2.154
Stuart, G. W. (2013). Principles and practice of psychiatric nursing (10th ed.). Mosby.
Zulfikar, F. (2024). Survei: 17,9 Juta Remaja Indonesia Punya Masalah Mental, Ini Gangguan yang Diderita. DetikEdu. https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-7150554/survei-17-9-juta-remaja-indonesia-punya-masalah-mental-ini-gangguan-yang-diderita.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Articles published in this journal are licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0). This license permits others to share and adapt the work for non-commercial purposes, provided proper attribution is given and any derivative works are distributed under the same license.







