Edukasi K3 Dasar bagi Pekerja Informal sebagai Upaya Pencegahan Kecelakaan Kerja di Kalimantan Timur  

Authors

  • Adiek Astika Clara Sudarni Institut Teknologi Kalimantan image/svg+xml Author
  • Alif Mulawarman Institut Teknologi Kalimantan Author
  • Aditya Wahyu Pratama Institut Teknologi Kalimantan image/svg+xml Author
  • Farika Bella Kusnadi Institut Teknologi Kalimantan image/svg+xml Author
  • Reyzhan Aditya Institut Teknologi Kalimantan image/svg+xml Author
  • Theresia Kania Reswidhanita Institut Teknologi Kalimantan image/svg+xml Author
  • Febryna Indira Hartomo Institut Teknologi Kalimantan image/svg+xml Author
  • Putri Maharani Institut Teknologi Kalimantan image/svg+xml Author
  • Frederika Daud Institut Teknologi Kalimantan image/svg+xml Author
  • Ayumi Devidhavyasa Institut Teknologi Kalimantan image/svg+xml Author

DOI:

https://doi.org/10.30736/egyzyw27

Keywords:

keselamatan kerja informal, edukasi K3 dasar, perubahan perilaku kerja, pengabdian masyarakat, wilayah penyangga IKN

Abstract

Pekerja sektor informal memiliki tingkat paparan risiko keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang tinggi, namun umumnya bekerja tanpa sistem manajemen keselamatan dan akses pelatihan K3 yang memadai, khususnya di Kalimantan Timur sebagai wilayah penyangga pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Tujuan dalam kegiatan pengabdian ini adalah sejauh mana edukasi K3 dasar yang kontekstual dan aplikatif mampu meningkatkan pengetahuan serta praktik kerja aman pekerja sektor informal. Posisi kegiatan ini berada pada upaya penguatan keselamatan kerja berbasis komunitas sebagai respons terhadap meningkatnya aktivitas ekonomi dan konstruksi informal di kawasan strategis pembangunan. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif–partisipatif dengan desain deskriptif, melibatkan 45 pekerja informal yang terdiri atas mekanik bengkel, nelayan tradisional, dan tukang bangunan. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan identifikasi risiko, edukasi K3 dasar, simulasi praktik, serta evaluasi menggunakan pre-test, post-test, dan observasi lapangan. Hasil menunjukkan peningkatan nilai rata-rata pengetahuan K3 dari 52,4 menjadi 78,9 atau sebesar 50,6%, disertai peningkatan penggunaan alat pelindung diri dari 24,4% menjadi 66,7% dan penataan area kerja aman dari 31,1% menjadi 68,9%. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi K3 berbasis pengalaman kerja nyata efektif dalam meningkatkan kapasitas keselamatan pekerja sektor informal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ana, S., Palin, Y., & Tonapa, E. (2025). Hubungan pengetahuan K3, penggunaan APD, dan ergonomi dengan kejadian kecelakaan kerja pada pekerja sektor informal pengemasan ikan. Prepotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(1), 112–120.

Evi Widowati, et al. (2024). Analysis of Occupational Accidents in Various Informal Sectors in Indonesia. Unnes Journal of Public Health.

Handayani, L., & Meirianna. (2025). Pembangunan infrastruktur dan risiko keselamatan kerja masyarakat lokal di wilayah penyangga IKN. Jurnal Pembangunan Wilayah, 7(2), 85–96.

Indah Permatasari. (2023). Pengaruh Edukasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terhadap Peningkatan Pengetahuan Petani. Jambura Journal of Health Science and Research.

Khoirotun Najihah Siregar, et al. (2025). Participatory Safety Improvement in Informal MSMEs. Jurnal Perilaku Kesehatan Terpadu.

Maulana, I., & Nugroho, B. Y. S. (2021). Faktor yang berhubungan dengan kecelakaan kerja pada pekerja mebel sektor informal. Journal of Occupational Health and Safety, 10(2), 134–142.

Nur Ulfah, B. A., & Siti Harwanti. (2024). Pengaruh Pemberian Pelatihan Safety Behavior terhadap Perubahan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Tenaga Kerja Sektor Informal. Jurnal of Community Health Development.

Putra, A. R., Wijayanti, R., & Lestari, F. (2024). Determinan perilaku penggunaan APD pada pekerja sektor informal. Jurnal Kesehatan Kerja Indonesia, 13(1), 45–54.

Rafi’ah, R., & Iga Maliga. (2024). Upaya Penerapan K3 pada Sektor Informal di Kabupaten Sumbawa. Abdimas Singkerru Journal.

Rahmawati, D., & Hidayat, T. (2023). Analisis lingkungan kerja dan risiko kecelakaan pada usaha informal perkotaan. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 15(3), 201–210.

Sarah Noviana Wlary, et al. (2025). Analisis Sistematis Penerapan Program K3 pada Pekerja Sektor Informal di Indonesia: Literatur Review. Prepotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Siregar, R., & Wahyuni, S. (2023). Keselamatan dan kesehatan kerja pada sektor informal: Tantangan dan peluang intervensi. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 18(2), 89–97.

Susanna, D., Pratiwi, N., & Arifin, M. (2025). Edukasi K3 sebagai upaya pencegahan kecelakaan kerja pada nelayan tradisional. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan, 6(1), 23–31.

Suwandari, E., Hapsari, D., & Kurniawan, A. (2025). Peningkatan kesadaran K3 melalui penyuluhan pada pekerja konstruksi skala kecil. Jurnal Abdimas Teknik, 4(1), 55–63.

Widowati, E., Nugraheni, R., & Sari, D. P. (2024). Occupational accident determinants in Indonesian informal sectors. Unnes Journal of Public Health, 13(1), 12–21.

Downloads

Published

2026-03-05

How to Cite

Edukasi K3 Dasar bagi Pekerja Informal sebagai Upaya Pencegahan Kecelakaan Kerja di Kalimantan Timur  . (2026). Jurnal Abdimas Berdaya : Jurnal Pembelajaran, Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat, 9(1), 142-154. https://doi.org/10.30736/egyzyw27